Mengenal Raw Food Diet, diet makanan mentah, lebih jauh

Salah satu lagi pilihan gaya hidup dalam mengkonsumsi makanan adalah dengan diet makanan mentah yang dipercaya menghasilkan energi yang lebih besar, memperamping tubuh, mencerahkan kulit, dan memperkecil risiko penyakit.

Kali ini artikel ini  mencoba sedikit membahas mengenai Raw Food Diet, apakah Raw Food Diet itu serta bagaimanakah pengaruhnya bagi kesehatan.

 

rawfoodism2

Apakah Raw Food Diet itu?

Prinsip dasar dari diet makanan mentah adalah mengkonsumsi makanan nabati dalam keadaan paling alami yaitu mentah dan belum diolah yang diyakini paling sehat bagi tubuh. Penerapannya bukan sekadar sebagai perencanaan penurunan berat badan tapi ini merupakan bagian dari gaya hidup.

Kebanyakan yang mengikuti pola diet ini adalah vegetarian namun beberapa masih mengkonsumsi telur mentah dan keju yang dibuat dari susu mentah atau dipasteurisasi.

Bahan makanan yang akan dikonsumsi tidak dimasak menggunakan kompor maupun oven tapi menggunakan dehidrator makanan sehingga menghasilkan makanan yang renyah. Proses ini bekerja dengan menggunakan panas, suhu yang dipakai tidak melebihi suhu 1180. Hal ini dipercaya bahwa enzim dan vitamin akan larut pada suhu yang lebih tinggi.

Bagaimana kandungan gizi dalam menu Raw Food Diet?

Makanan mentah kaya akan nutrisi, selain mengandung banyak serat juga mengandung rendah lemak dan gula. Tetapi orang- orang yang memiliki pola diet ini perlu memerhatikan kecukupan akan vitamin B12, kalsium, zat besi, vitamin D dan asam lemak omega 3 yang sebagian besar secara alami terdapat dalam produk hewani. Perlu diperhatikan untuk mengkonsumsi bahan- bahan makanan nabati yang kaya akan zat- zat tersebut atau bila perlu disertai pula dengan konsumsi suplemen tambahan yang mengandung zat- zat tersebut secara khusus.

 

Trying-the-Raw-Food-Diet-Raw-versus-Cooked-Food

 

Bagaimana manfaat Raw Food Diet terhadap kesehatan?

Literatur medis mengenai diet makanan mentah masih kurang. Penelitian cenderung berfokus pada vegetarian dan manfaat diet nabati bagi kesehatan yaitu diantaranya menurunkan kolesterol dan kadar glukosa yang lebih baik .

Beberapa penelitian yakin bahwa memasak sayuran cenderung menghilangkan nutrisi penting, salah satunya zat pencegah kanker.

Diet makanan mentah mengurangi risiko kejadian kanker kandung kemih, kanker mulut, kanker tenggorokan dan lambung.

Tapi di lain sisi, telah disebutkan bahwa makanan pada diet ini mengolah makanan dibawah suhu 1180 hal ini menurut The American Dietetic Association (ADA) mengatakan mengolah dengan suhu tersebut memungkinkan bakteri berbahaya yang ditularkan melalui makanan tidak terbunuh.

Diet makanan mentah membawa banyak manfaat bagi tubuh karena terjaganya nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, serta terdapat manfaat- manfaat lainnya seperti pencegahan penyakit kronis, menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Keputusan untuk diet makanan mentah yang disarankan adalah dengan model campuran untuk mengurangi defisiensi zat- zat tertentu itu atau diet makanan mentah dengan disertai dengan konsumsi suplemen. Misalnya, vitamin B12 yang terdapat hanya pada produk hewani, vitamin ini penting untuk saraf dan pembentukan sel darah merah.

Hal lain yang dikemukakan dari sebuah studi bahwa diet makanan mentah jangka panjang menunjukkan bahwa vitamin A dan karoten dari sayuran, buah dan kacang- kacangan dalam tingkat yang baik dan melindungi dari penyakit kronis. Meskipun begitu kadar rata- rata  lycopene plasma yang rendah, zat itu merupakan pencegah penyakit ditemukan dalam buah- buahan merah seperti tomat, namun kadarnya menjadi tinggi ketika tomat dimasak.

Hal lain yang perlu diingat bahwa ADA tidak merekomendasikan diet makanan mentah ini untuk bayi dan anak- anak.

 

Referensi:

  1. Barclay L. 2005. Raw Food Vegetarian Diet May Cause BMD Without Evidence of Increase Bone Turnover. Diunduh dari www.medscape.com pada tanggal 20 September 2013.
  2. Leenders M, Sluijs I, Ros MM, Boshuizen HC, Siersema PD, et al. 2013. Fruit and Vegetable Consumption and Mortality. Diunduh dari www.medscape.com pada tanggal 20 September 2013.
  3. Anonim. Raw Food Diet. Diunduh dari www.webmd.com pada tanggal 20 September 2013.

 

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *