Anakku Susah Makan

Pernahkan mengalami masa-masa sulit menyuruh anak untuk makan? Anak yang hanya mau makan chicken nugget setiap hari selama seminggu terakhir? Atau anak yang lebih memilik bermain dibandingkan makan?

Anda tidak sendiri, persoalan makan pada anak dialami oleh banyak Ibu lainnya. Berikut ini adalah beberapa tips mengatasi anak yang susah makan.

1. Jangan paksa anak untuk makan

Memaksa anak untuk menghabiskan makanan yang ada di piringnya bukanlah solusi yang tepat. Memaksa anak untuk makan saat ia tidak mau lapar juga akan menimbulkan pertengkaran demi pertengkaran. Tak dapat dipungkiri bahwa sebagai orang tua ada rasa khawatir bila anak tidak mau makan, namun proses makan adalah sebuah proses belajar bagi anak, yang bila dipaksakan akan membuat trauma dan merasa bahwa waktu makan identik dengan ketidaknyamanan.

2. Jadwal makan yang teratur

Susun jadwal makan yang teratur dan laksanakan setiap hari. Jam makan yang sama setiap hari akan memprogram rasa lapar kenyang pada anak, sehingga terbentuk pola makan yang teratur. Buat jadwal untuk 3 kali makan besar dan 2x snack dan jangan biasakan memberi makan anak di luar jam tersebut. Di kemudian hari, dengan adanya pengaturan rasa lapar kenyang yang suda terpola sejak kecil, Anda tak perlu khawatir anak memiliki masalah ngemil dan kegemukan karena tubuhnya sudah terbiasa makan sesuai kebutuhannya.

3. Durasi makan tidak lebih dari 30 menit

Mengejar anak hingga ke ujung jalan agar anak mau makan, atau menyuapi anak hingga berjam-jam sembari anak bermain sebaiknya tidak lagi dilakukan. Biasakan anak makan dengan duduk di high chair atau di kursi makan dan batasi waktu pemberian makan hingga 30 menit. Bila anak belum menghabiskan makanannya dalam 30 menit, janganlah frustrasi. Berikan lagi makan pada jadwal makan berikutnya. Tubuh anak punya pengaturan rasa lapar sehingga ia akan menunjukkan tanda ingin makan bila merasa lapar. Bila anda membiarkan waktu makan berlanjut hingga lebih dari 30 menit, anak tidak akan merasa lapar pada jadwal makan berikutnya sehingga menolak untuk makan, yang dapat membuat Anda semakin frustrasi karena anak tidak mau makan.

4. Libatkan si kecil

Ajak anak berbelanja dan miltalah bantuannya untuk memilih buah atau sayur yang ia suka. Ajak dalam mempersiapkan masakan atau mencuci buah agar anak semakin mengenal makanan yang baik untuknya. Bila anak sudah cukup besar, ajak anak dalam mempersiapkan bekal atau menu makannya sehingga anak menjadi lebih tertarik untuk makan makanan yang ia persiapkan sendiri.

5. Buatlah menarik!

Gunakan pemotong kue kering (cookie cutter) untuk membentuk buah dan sayur yang akan anda sajikan. Sajikan buah dan sayuran berwarna terang agar anak lebih tertarik untuk makan. Cetak juga nasi menggunakan cetakan nasi atau cetakan pudding dengan berbagai macam bentuk, sehingga waktu makan menjadi lebih menyenangkan bagi anak.

 

Selamat mencoba!

 

Referensi:

http://www.mayoclinic.com/health/childrens-health/HQ01107

http://www.webmd.com/parenting/features/feeding-a-picky-eater

http://www.kevinmd.com/blog/2013/02/10-reasons-kids-picky-eaters.html

, ,

About dr. Sylvia Irawati

View all posts by dr. Sylvia Irawati →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *